Balap Puyung Nasi Khas Lombok : Sejarah dan Resepnya

Nasi Khas Lombok

Lombok, sebuah surga wisata di Nusa Tenggara Barat, tidak hanya menawarkan keindahan alam yang memesona, tetapi juga kekayaan kuliner yang patut dicoba. Salah satu makanan khas yang tidak boleh dilewatkan saat berlibur di Lombok adalah Nasi Khas Lombok Balap Puyung. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi sejarah unik dari hidangan ini serta memberikan resep praktis agar Anda bisa mencobanya di rumah.

Nasi Khas Lombok Balap Puyung

Nasi Khas Lombok

Nasi Balap Puyung adalah makanan khas Lombok yang asalnya bermula dari Ds. Puyung, Kec. Lombok Tengah NTB. Hidangan ini menjadi salah satu kuliner unik yang memikat wisatawan yang berkunjung ke Lombok.

Makanan ini memiliki keunikan dalam penyajiannya, dimana nasi balap puyung menggunakan kertas nasi sebagai alas piring saat disajikan. Meskipun daun pisang seringkali menjadi alas tradisionalnya, penggunaan kertas nasi memberikan kemudahan dan keamanan dalam menikmati hidangan ini.

Isian dari nasi balap puyung mencakup berbagai varian yang menjadikannya hidangan yang lezat dan bergizi. Dalam sepiring nasi balap puyung, Anda dapat menemukan nasi putih yang disajikan bersama ayam suwir, keripik kentang, kacang kedelai, dan tumis kacang panjang. Variasi pada isian ini membuat hidangan ini tidak hanya lezat tetapi juga memberikan keseimbangan nutrisi dengan kandungan karbohidrat, protein, dan vitamin.

Sejarah nasi balap puyung terkait erat dengan kebiasaan balapan yang sering diadakan di beberapa tempat di Lombok. Makanan ini menjadi pilihan populer di kalangan penonton yang menyaksikan acara balap, menambah keseruan dan kelezatan pengalaman wisata kuliner di Lombok.

Dengan penyajian yang cepat dan isian yang beragam, nasi balap puyung memberikan pengalaman kuliner yang unik dan memuaskan. Baik Anda menikmatinya di Desa Puyung atau mencoba resepnya sendiri di rumah, nasi balap puyung tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari kekayaan kuliner Lombok.

Sejarah Nasi Balap Puyung

Nasi Khas Lombok

Nasi Balap Puyung bukan hanya sekadar makanan khas, tetapi juga memiliki kisah menarik di balik namanya. Hidangan ini pertama kali muncul di Desa Puyung, Kecamatan Lombok Tengah, NTB. Nasi Balap Puyung menjadi sarapan populer di kalangan masyarakat setempat karena kandungan nutrisi yang seimbang, terdiri dari karbohidrat, protein, dan vitamin.

Nama “Balap” dalam Nasi Balap Puyung tidak terlepas dari kegiatan balapan yang kerap diadakan di beberapa tempat di Lombok. Para penjual makanan ini melihat peluang untuk memuaskan para penonton yang haus akan sensasi balap. Kemeriahan malam hari dan kebiasaan balapan menjadi magnet tersendiri bagi pecinta Nasi Balap Puyung.

Terdapat beberapa versi sejarah terkait makanan ini. Salah satu penjual Nasi Balap Puyung menyatakan bahwa hidangan ini terkait erat dengan kegemaran anak muda terhadap balapan malam. Di Desa Puyung, pedagang sering melayani mereka yang suka nongkrong dan menikmati balapan malam.

Versi lain mengatakan bahwa penyajian cepat Nasi Balap Puyung berasal dari kebutuhan akan hidangan yang bisa disiapkan dengan cepat. Pedagang tidak perlu memasak lauk terlebih dahulu; cukup dengan memasukkan isian ke dalam nasi balap yang siap saji.

Resep Nasi Balap Puyung

Jika Anda ingin merasakan cita rasa autentik Nasi Balap Puyung di rumah, berikut adalah resep praktis yang bisa Anda coba:

Bahan-Bahan

  1. Nasi putih
  2. Daging ayam suwir
  3. Bawang putih
  4. Bawang merah
  5. Butir kemiri
  6. Cabe merah
  7. Batang sereh
  8. Ruas laos yang digeprek
  9. Ketumbar
  10. Udang kering atau ebi
  11. Kentang ukuran besar
  12. Kacang goreng
  13. Lonjor kacang panjang

Langkah-Langkah Selanjutnya:

  1. Masak Nasi:
    • Masak nasi sesuai kebutuhan menggunakan rice cooker atau cara memasak nasi favorit Anda.
  2. Masak Ayam Suwir:
    • Haluskan bumbu bawang putih, bawang merah, kemiri secukupnya, dan juga cabe merah.
    • Suwir-suwir ayam yang sudah dikukus dan masukkan ke dalam bumbu yang sudah di dalam panci. Aduk hingga merata.
  3. Masak Kentang:
    • Parut kentang dan rendam dengan air yang sudah diberi garam dan penyedap rasa.
    • Goreng kentang dengan minyak panas hingga kecoklatan. Tiriskan.
  4. Masak Kacang Tanah:
    • Goreng kacang tanah dengan sedikit minyak hingga berwarna kecoklatan. Tiriskan.
  5. Masak Kacang Panjang:
    • Buat sambal dengan mencampur bawang merah, bawang putih, tomat, terasi, dan lombok. Kemudian campurkan dengan sayur kacang panjang yang telah disiapkan tadi.
  6. Susun Di Atas Piring:
    • Letakkan nasi di tengah piring.
    • Susun lauk-lauk seperti ayam suwir, kentang, kacang tanah, dan kacang panjang di sekitarnya agar tampilan lebih menarik.

Alas Makan di Piring

Untuk menyajikan hidangan lezat seperti Nasi Balap Puyung, pemilihan alas makan di piring memegang peranan penting dalam menciptakan pengalaman kuliner yang autentik dan unik. Alas makan di piring Nasi Balap Puyung umumnya mengandalkan dua pilihan, yaitu daun pisang atau kertas nasi.

Tradisionalnya, daun pisang sering digunakan sebagai alas makan di piring. Daun pisang memberikan sentuhan alami, memberikan aroma khas, dan menambah nuansa tradisional pada sajian. Namun, dengan semakin sulitnya mendapatkan daun pisang yang baik, beberapa warung atau rumah makan kini memilih menggunakan kertas nasi sebagai alternatif yang praktis dan higienis.

Kertas nasi memberikan keamanan dan kebersihan pada saat menyantap hidangan, menjadikannya pilihan yang disukai oleh beberapa orang. Meskipun berbeda dengan daun pisang dari segi cita rasa dan aroma, kertas nasi tetap mampu menjaga keaslian rasa hidangan, memungkinkan pengunjung untuk menikmati Nasi Balap Puyung dengan kenyamanan dan kepraktisan.

Jadi, baik menggunakan daun pisang atau kertas nasi, kedua alas makan di piring tersebut memiliki peran penting dalam melengkapi pengalaman menikmati sajian khas Lombok ini.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat membuat Nasi Balap Puyung yang lezat dan autentik. Selamat menikmati dengan lezat sajian khas Lombok Nasi Balap Puyung ini!

Dengan resep ini, Anda dapat menikmati Nasi Balap Puyung kapan pun tanpa harus berlibur ke Lombok. Selamat mencoba dan semoga hidangan ini dapat memberikan pengalaman kuliner yang tak terlupakan!

Nasi Puyung Inaq Esun Jadi Rekomendasi Kuliner

Nasi Puyung Inaq Esun, kelezatan khas Pulau Lombok yang paling terkenal, mengundang petualangan kuliner di Desa Puyung, Lombok Tengah. Desa yang juga menjadi kampung halaman sang pencipta masakan istimewa ini, menunjukkan keaslian dan kelezatan nasi Puyung. Sejak tahun 1970, Inaq Esun, seorang ibu berjuluk pelopor masakan ini, telah memukau lidah para penikmat kuliner di rumah makannya yang berada di Dusun Lingkuq Daye, Desa Puyung, Kabupaten Lombok Tengah.

Meskipun rumah makannya tersembunyi di sebuah gang kecil, sekitar 150 meter dari jalan besar, daya tariknya tetap kuat. Parkir diluar gang menjadi pilihan, mengingat akses dengan mobil terbatas, hanya bisa dilalui oleh sepeda motor. Kerumunan pengunjung, terutama para wisatawan dari luar Pulau Lombok, selalu menciptakan kehangatan di tempat ini. Mereka datang untuk merasakan kepedasan unik nasi Puyung Inaq Esun yang begitu khas, dipadukan dengan kelezatan bumbu gurih dan renyahnya kacang kedelai goreng.

Siap untuk merayakan liburan tak terlupakan di Lombok? Biarkan Lombok Tour ID menjadi pemandu perjalanan Anda ke destinasi eksotis ini! Dengan layanan tour dan travel kami, Anda akan menemukan keindahan pulau yang menakjubkan tanpa perlu repot mengurus detail perjalanan. Nikmati momen tanpa batas, pilih paket tur kami, dan biarkan Lombok Tour ID menjadi penyelenggara liburan impian Anda.

Scroll to Top